Karyawan membangun bisnis sampingan

Fenomena karyawan membangun bisnis.

Sekian tahun terakhir ini sedang trend karyawan membangun bisnis. Sebagai penyulut adalah banjir informasi peluang usaha di semua media. Media cetak maupun media digital. Misal : Kompas, Detik, Facebook, Instagram.
Kewirausahaan merupakan fenomena baru yang banyak dibicarakan karyawan saat ini. Sudah banyak karyawan yang membangun bisnis. Mereka melakukannya untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Yakni agar kehidupan keluarga lebih sejahtera dan bahagia.

Bagaimana cara karyawan membangun bisnis dengan mudah ?

Karyawan membangun bisnis
Karyawan membangun bisnis

Tips apabila anda berniat untuk hidup sejahtera. Anda harus belajar berani mengambil keputusan. Karakter anda harus  inovatif dan kreatif. Anda harus berani menunda keinginan yang tidak perlu. Berani hidup sederhana dan fokus pada tujuan. Berani mempromosikan dan menampilkan ide anda.

Setiap orang memiliki keberanian, kreativitas, dan inisiatif sejak dilahirkan. Kemampuan dan sifat alamiah sejak lahir tersebut tinggal dilatih untuk dimunculkan. Kemampun tersebut diperlukan sebagai karakter utama wirausahawan.

Seperti pada bayi atau anak yang sedang belajar berjalan tegak, dia dapat dipastikan bangkit setiap kali tersandung di jalan. Kelak pada saat yang tepat anak bayi tadi dapat berjalan dengan tegak dan benar. Dan dia jarang tersandung di jalan lagi. Inilah kemampuan alami yang dimiliki setiap anak bayi. Hebatnya anak bayi tadi sukses bisa jalan tanpa harus mengikuti lokakarya, pelatihan workshop ataupun seminar bagaimana cara berjalan yang baik dan benar.

Modal awal wirausahawan adalah berani. Berani memiliki visi yang hebat. Wirausahawan dapat menciptakan kekuatan positif di dalam pikirannya. Serta menjadi roh dan budaya perusahaan yang dikelolanya.
Wirausahawan harus berani mencoba inovasi baru yang penuh tantangan. Keberanian tersebut akan melatih spirit ketegaran, keuletan dan ketekunan. Sehingga tidak ada rasa takut dengan kerugian atau kegagalan yang mungkin akan terjadi. Beragam risiko usaha bisnis sudah diantisipasi dengan baik. Hambatan bisnis sudah dikemas dan dikondisikan supaya terukur, disesuaikan dengan kemampuannya.

Tips praktis karyawan membangun bisnis.

Langkah pertama adalah memilih jenis usaha bisnis yang tidak menuntut perhatian penuh waktu atau full time. Gunakan dan optimalisasikan teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini dimaksudkan agar anda dapat mengelola waktu dengan efektif dan efisien. Dengan demikian, pengendalian usaha bisnis dapat dilakukan dengan baik dan cepat. Lokasi usaha bisnis anda diusahakan berada di seputaran lokasi tempat kerja. Intensitas eksistensi atas kehadiran anda akan membantu tumbuh kembangnya usaha bisnis tersebut.

Perlu dicermati kemungkinan bantuan dari istri/suami yang berada di rumah. Hal ini merupakan sumber daya pengendalian usaha yang bermanfaat untuk bisnis. Sekaligus sebagai wahana belajar bermitra (partnership) dalam bisnis.

Suatu saat apabila terjadi indikasi usaha bisnis kurang berkembang karena anda tidak bisa hadir full time. Oleh karena itu anda harus berani memberikan alokasi waktu yang lebih banyak untuk bisnis tersebut. Anda harus berusaha dengan sungguh-sungguh di setiap akhir pekan, anda lebih intens dan peduli mengelola usaha bisnis. Suatu saat apabila memungkinkan, anda mesti ambil cuti selama 1-2 hari. Pada saat cuti ini untuk mengurus dan menyelesaikan kendala usaha bisnis yang tengah dialami.

Biasakan menunda kesenangan pribadi di hari libur akhir pekan. Hal ini merupakan konsekuensi logis belajar bisnis sambil bekerja. Konsekuensi logis karena posisi kaki anda berada di dua kapal yang berbeda. Kaki kiri anda di tempat perusahaan kerja anda. Dan posisi kaki kanan anda berada di usaha bisnis yang anda kelola

Setelah usaha bisnis anda berkembang dengan baik dan profitable. Kemudian usaha bisnis tersebut membutuhkan perhatian dan waktu yang lebih banyak. Maka tiba saatnya anda harus mengajukan resign (mengundurkan diri) atau pensiun dini dari Perusahaan. Wajib disampaikan kepada atasan dan kolega di kantor, bahwa anda resign karena alasan kepentingan keluarga sebagai faktor utama. Di samping juga beralasan untuk mengembangkan usaha bisnis yang sudah dirintis.
Silahkan tinggalkan kartu nama anda dan kesan yang baik kepada teman kolega kantor dan perusahaan. Hal ini berguna untuk menjaga dan menciptakan jaringan bisnis yang sangat diperlukan untuk pengembangan usaha bisnis anda.

 

Stok Jogja

Admin StokJogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *